Mau Menjalankan CSR? Ini 10 Contoh CSR Perusahaan Terkenal!
Mau Menjalankan CSR? Ini 10 Contoh CSR Perusahaan Terkenal!

Mau Menjalankan CSR? Ini 10 Contoh CSR Perusahaan Terkenal!

Bagi kamu yang menjalankan bisnis atau memiliki perusahaan sendiri, istilah CSR mungkin sudah tidak asing lagi. CSR atau Corporate Social Responsibility adalah komitmen sebuah bisnis atau perusahaan untuk memberikan kontribusi nyata pada pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dengan memerhatikan aspek sosial dan lingkungan.

CSR memberikan manfaat besar bagi perusahaan. CSR dapat meningkatkan reputasi dan citra perusahaan di mata publik serta memperkuat hubungan dengan pemerintah, komunitas, dan pelanggan. Keterlibatan dalam CSR juga meningkatkan loyalitas karyawan dan employer branding. Perusahaan dapat meningkatkan peluang pasar dan daya saing dengan memperhatikan kebutuhan sosial dan lingkungan. 

Praktik CSR membantu mengelola risiko sosial dan lingkungan, menjaga operasional perusahaan dari dampak negatif di masa depan. Ini adalah strategi yang penting untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan dan reputasi yang kuat. Secara keseluruhan, CSR dapat membantu perusahaan untuk mencapai tujuan bisnisnya secara berkelanjutan dan bertanggung jawab.

Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang jenis-jenis dan 10 contoh CSR yang dijalankan oleh berbagai perusahaan di Indonesia. Simak selengkapnya dalam uraian berikut ini!



Apa Saja Jenis - Jenis CSR di Perusahaan?

Jika budaya kerja dan fasilitas kerja karyawan berkaitan dengan komponen internal perusahaan, CSR secara umum berhubungan dengan berbagai hal di luar itu. Ada beberapa jenis CSR yang perlu diterapkan oleh perusahaan yang ingin memberikan dampak yang luas terhadap lingkungan dan sosial di sekitarnya. Ini termasuk:



1. CSR di Bidang Keberlanjutan Lingkungan


CSR keberlanjutan lingkungan merujuk kepada komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan dan kegiatan operasional yang ramah lingkungan. Saat ini keberlanjutan lingkungan semakin banyak menjadi contoh CSR perusahaan baik di dalam dan di luar negeri. 

Ini dilakukan dengan memperhitungkan dampak lingkungan di setiap tahap bisnis. Mulai dari pengurangan jejak karbon, memilih sumber daya yang berkelanjutan, dan menjadikan lingkungan sebagai inti operasi. Namun, keberlanjutan lingkungan tentu bukan semata-mata tanggung jawab dan janji perusahaan saja melainkan diperlukan dorongan kepada karyawan agar ikut mengambil tindakan untuk mewujudkannya.



2. CSR di Bidang Ekonomi

CSR atau tanggung jawab di bidang ekonomi yang dilakukan oleh perusahaan mengacu pada praktik pengambilan keputusan keuangan yang dilakukan dengan komitmen untuk berbuat kebaikan. Tanggung jawab ekonomi seringkali tercermin dalam investasi pada sumber energi alternatif, peningkatan alokasi dana untuk program pendidikan, serta dukungan finansial terhadap badan amal lokal untuk memperkuat misi perusahaan.

Dalam pelaksanaan CSR di bidang ekonomi, pemimpin bisnis dihadapkan pada tantangan untuk tidak memikirkan penghematan biaya operasional semata. Mereka dituntut untuk menempatkan kewajiban terhadap karyawan dan lingkungan di sekitar dalam setiap pengambilan keputusan keuangan.



3. CSR di Bidang Filantropi


Tanggung jawab di bidang filantropi merujuk pada tujuan perusahaan untuk memberikan bakti secara sosial kepada masyarakat. Ini dapat dilakukan lewat donasi kegiatan amal, sumbangan ke pendidikan, kesehatan, dan lingkungan. Perusahaan juga dapat memberi beasiswa, mendukung inisiatif pengembangan masyarakat, atau memberikan bantuan darurat.

Filantropi dalam CSR bukan hanya tentang memberi uang, tetapi juga melibatkan keterlibatan aktif dalam masalah sosial. Ini mencakup program sukarelawan karyawan, pembangunan komunitas, dan advokasi kebijakan publik. Melalui jenis filantropi ini, perusahaan tidak hanya memberikan kembali pada masyarakat, tetapi juga membangun hubungan yang kuat dengan stakeholder dan meningkatkan citra merek mereka. Pada akhirnya, ini juga dapat membantu meningkatkan KPI (atau OKR).



4. CSR di Bidang Praktik Kerja Etis

Contoh CSR perusahaan di Indonesia yang perlu dipertimbangkan adalah praktik kerja etis. Ini mencakup perlakuan adil terhadap karyawan, pemenuhan standar keamanan kerja, upah yang layak, dan peluang pengembangan karier yang inklusif. Perusahaan juga diharapkan menghindari diskriminasi, pelecehan, dan eksploitasi tenaga kerja. Selain itu, mereka bertanggung jawab untuk memastikan keberlanjutan lingkungan, melalui pengelolaan limbah, konservasi sumber daya alam, dan inisiatif ramah lingkungan lainnya



5. CSR di Bidang Keanekaragaman dan Inklusi


CSR jenis keanekaragaman dan inklusi melibatkan upaya perusahaan untuk mempromosikan kesetaraan, keadilan, dan penerimaan terhadap semua individu, tanpa memandang latar belakang mereka. Ini melibatkan kebijakan dan praktik yang mendukung keragaman budaya, gender, dan kemampuan dalam lingkungan kerja. 

Perusahaan dapat menerapkan pelatihan kesadaran dan kebijakan inklusif untuk memastikan semua karyawan merasa dihargai dan didukung. Dengan memperhatikan kebutuhan dan perspektif yang beragam, perusahaan dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih berdaya dan mempromosikan kesejahteraan yang lebih luas dalam komunitasnya.



6. CSR di Bidang Kesejahteraan Karyawan

CSR dalam bentuk kesejahteraan karyawan melibatkan upaya perusahaan untuk memastikan kesejahteraan fisik, mental, dan sosial para karyawan. Ini bisa mencakup program kesehatan dan keselamatan kerja, fleksibilitas waktu kerja, pelatihan dan pengembangan karir, serta keseimbangan kerja-hidup yang sehat. Selain itu, perusahaan dapat menyediakan manfaat tambahan seperti asuransi kesehatan, cuti yang disesuaikan, dan program kesejahteraan karyawan.

Salah satu program yang perlu dipertimbangkan oleh perusahaan terutama HRD adalah Employee Assistance Program atau EAP. EAP dapat menjadi bagian dari CSR perusahaan dengan menyediakan dukungan kesejahteraan mental dan emosional kepada karyawan. Ini mencakup layanan konseling, dukungan psikologis, dan sumber daya untuk mengatasi stres dan masalah kehidupan pribadi, meningkatkan kesejahteraan karyawan secara menyeluruh.

Dengan memperhatikan kesejahteraan karyawan, perusahaan menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kinerja dan loyalitas karyawan.

Ingin mengadakan EAP di perusahaanmu? Grome sebagai penyedia layanan konseling online adalah mitra terbaik yang bisa kamu pilih. Kami memiliki tenaga psikolog berpengalaman yang siap membantu semua jajaran staf di perusahaanmu untuk mendapatkan kesejahteraan yang mereka butuhkan. Dengan begitu, mereka bisa lebih produktif di lingkungan kerja. Hubungi Grome sekarang juga dan konsultasikan kebutuhan EAP-mu.




10 Contoh CSR dari Perusahaan Ternama di Indonesia

Perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Indonesia pada dasarnya sudah banyak yang memiliki CSR dengan jenis yang bermacam-macam. Mari kita simak 10 contohnya berikut ini!



1. Contoh CSR dari Perusahaan AQUA


Caption: Gambar dari danone.co.id

Sebagai produsen air minum dalam kemasan, AQUA terkenal dengan CSR-nya yang berkaitan dengan lingkungan dan masyarakat. AQUA sendiri memiliki CSR yang fokus pada 3 pilar yakni:


  • Peduli Air. Melestarikan sumber daya air melalui program rehabilitasi hutan, pembangunan sumur resapan, dan edukasi tentang pengelolaan air.
  • Peduli Sampah. Mengurangi sampah plastik dengan program edukasi daur ulang, pengumpulan sampah plastik, dan pengembangan produk dari bahan daur ulang.
  • Peduli Masyarakat. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pemberdayaan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.


Salah satu contoh program CSR AQUA yang populer adalah melakukan pelestarian dan pemulihan di kawasan aliran sungat dengan cara melindungi ekosistem alami yang ada di sekitar sumber air. Dengan begitu, masyarakat di sekitarnya tidak akan kehilangan akses terhadap air bersih.



2. Contoh CSR dari Perusahaan Unilever


Caption: Gambar dari unilever.co.id

Unilever sebagai salah satu perusahaan besar dunia, juga memiliki program CSR khusus. Di Indonesia, CSR ini dijalankan oleh Unilever Indonesia Foundation (UIF) yang sudah hadir sejak 27 November tahun 2000. Tujuannya adalah untuk mencari, memberikan nilai tambah serta memberdayakan potensi yang ada di masyarakat. Secara umum, UIF memiliki 3 pilar utama dalam menjalankan program CSR-nya yakni:


  • Peningkatan Taraf Hidup: Memberdayakan masyarakat melalui program pelatihan, pendanaan, dan akses pasar bagi UMKM. Contohnya program “Berdaya” yang membantu perempuan pengusaha kecil.
  • Peduli Lingkungan: Melestarikan lingkungan melalui program pengelolaan air, pengurangan sampah plastik, dan edukasi tentang lingkungan hidup. Contohnya program “Keanekaragaman Hayati” yang melindungi hutan dan spesies langka.
  • Kesehatan, Kesejahteraan & Nutrisi: Meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat melalui program edukasi gizi, sanitasi, dan kesehatan. Contohnya program “Lifebuoy” yang meningkatkan kebiasaan hidup bersih dan sehat.



3. Contoh CSR dari Perusahaan Pertamina


Caption: Gambar dari universitaspertamina.ac.id

Jika kamu penasaran dengan contoh CSR BUMN, program CSR dari Pertamina yang bertajuk Pinky Movement adalah salah satu contohnya. Pinky Movement adalah program CSR Pertamina di bidang ekonomi yang memberikan bantuan kredit pinjaman kepada outlet Bright Gas dan pangkalan distribusi LPG PSO. 

Program ini memperkuat UMKM untuk mengembangkan bisnis, mendorong inovasi produk, dan mendukung produk lokal. Melalui pendekatan Creating Shared Value (CSV), Pinky Movement meningkatkan kapasitas UMKM sejalan dengan inti bisnis Pertamina, menciptakan nilai ekonomi dan sosial secara bersama-sama tanpa prioritas tertentu.



4. Contoh CSR dari Perusahaan PLN


Caption: Gambar dari web.pln.co.id

Contoh CSR lain dari perusahaan BUMN bisa kita lihat lewat program-program yang dilakukan oleh PLN yakni Community Involvement & Development atau CID. Program CID merupakan komitmen CSR PLN untuk pembangunan berkelanjutan, terutama di bidang lingkungan. Salah satu inisiatifnya adalah pengembangan pengolahan biomassa sebagai pengganti batubara pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) melalui co-firing

PLN juga berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam pemanfaatan sampah melalui proyek Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP). Teknologi co-firing tidak hanya meningkatkan energi bersih, tetapi juga memberdayakan masyarakat dengan terserapnya tenaga kerja baru dan pembentukan UMKM. 

Selain itu, PLN melaksanakan program penghijauan bersama LindungiHutan dengan menanam ratusan bibit pohon di berbagai daerah, termasuk menanam 500 bibit pohon alpukat di Jabungan Kota Semarang pada tahun 2022.     



5. Contoh CSR dari Perusahaan Astra International


Caption: Gambar dari koperasi-astra.com

Astra Group melalui Koperasi Astra International (KAI) Peduli juga memiliki program CSR khusus yang bertajuk “Kampung Berseri Koperasi Astra”. KAI Peduli adalah inisiatif CSR dari Koperasi Astra untuk meningkatkan kesejahteraan anggota dan memberikan dampak sosial bagi lingkungan Astra Group. 

Program “Kampung Berseri Koperasi Astra” mengintegrasikan 4 pilar yakni Pendidikan (KAI Cerdas), Kewirausahaan (KAI Kreatif), Lingkungan (KAI Segar), dan Kesehatan (KAI Sehat), diterapkan di dua perumahan yang mayoritas dihuni oleh karyawan Astra Group. Ini adalah kontribusi sosial berkelanjutan yang dijalankan untuk masyarakat dengan konsep pengembangan holistik.



6. Contoh CSR dari Bank BRI


Caption: Gambar dari bri.co.id

BRI sebagai salah satu bank BUMN terbesar di Indonesia, melaksanakan program CSR lewat Beasiswa BRI Peduli. Ini merupakan wujud komitmen BRI dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Program ini membantu 1.800 anak dari keluarga pelaku UMKM yang tergabung dalam Desa BRIlian untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Bantuan dana pendidikan ini diharapkan dapat meringankan beban orang tua dan meningkatkan semangat belajar anak-anak.

Selain itu, Bank BRI juga memberikan beasiswa pascasarjana kepada 36 jurnalis media terpilih setiap tahunnya. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas jurnalistik di Indonesia dengan melahirkan jurnalis-jurnalis yang profesional dan berwawasan luas.

Di masa pandemi COVID-19, Bank BRI memberikan apresiasi kepada tenaga pendukung medis dengan menghadiahkan dana pendidikan untuk 1.800 anak mereka. Ini merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengorbanan para tenaga medis dalam menangani pandemi.



7. Contoh CSR dari Bank Mandiri


Caption: Gambar dari Facebook Mandiri Sahabatku

Bank Mandiri juga memiliki berbagai program CSR yang menarik untuk pengembangan masyarakat. Salah satunya adalah program Mandiri Sahabatku untuk BMI (Buruh Migran Indonesia). Sejak 2011, Bank Mandiri aktif memberdayakan Buruh Migran Indonesia melalui program edukasi kewirausahaan. Tujuannya, membekali BMI agar menjadi pengusaha mandiri dan membuka lapangan kerja di Indonesia setelah masa kerja mereka di luar negeri selesai.

Program ini memfokuskan pada pelatihan dan pendampingan bisnis bagi BMI, termasuk pengembangan ide usaha, penyusunan rencana bisnis, dan akses permodalan. Bank Mandiri juga menjalin kerjasama dengan berbagai pihak untuk membantu pemasaran produk dan jasa para BMI.



8. Contoh CSR dari Perusahaan Telkom Indonesia


Caption: Gambar dari kompasiana.com

Dalam rangka menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), Telkom Indonesia telah menginisiasi program utama yang disebut SHARE. Program ini bertujuan untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dan terdiri dari berbagai kegiatan di bidang komunikasi dan digital.

Telkom Indonesia telah melakukan berbagai kegiatan dalam kerangka program SHARE, antara lain:


  • Mendorong keberlanjutan klaster digital di sektor Pendidikan. Ini termasuk digitalisasi pendidikan masyarakat, pengembangan bakat-bakat Indonesia, serta peningkatan infrastruktur digital untuk inklusi pendidikan.
  • Mewujudkan digitalisasi aspek kehidupan masyarakat untuk menciptakan klaster masyarakat digital. Ini melibatkan kolaborasi dengan berbagai lembaga, pengembangan infrastruktur ekosistem desa digital, dan pemberdayaan komunitas.
  • Mengoptimalkan klaster digital di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Ini dilakukan melalui pembentukan UMKM Millennials, peningkatan kapasitas UMKM binaan dengan pendekatan Go Modern - Go Digital - Go Online - Go Global, serta pengembangan platform digital untuk UMKM.


Dengan program ini, Telkom Indonesia berkomitmen untuk turut serta dalam pembangunan berkelanjutan dan memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.



9. Contoh CSR dari Bank BCA


Caption: Gambar dari bca.co.id

Sebagai salah satu bank swasta terbaik di Indonesia, BCA menjalankan CSR dengan 3 pilar utama yakni pendidikan, budaya dan desa unggul. Lewat CSR-nya ini, BCA ingin berfokus pada manusia serta potensinya yang ada di daerah. Saat ini, BCA telah mengembangkan program CSR pendidikan melalui program Bakti BCA serta mengembangkan 25 desa wisata di bawah binaannya. 

Selain itu, BCA juga menunjukkan kepedulian pada lingkungan dengan melakukan penanaman lebih dari 24 ribu pohon. Inisiatif ini telah berhasil mengurangi emisi karbon sebanyak 39,7 tCo2. Selain mendukung pemulihan alam, CSR ini juga ikut membantu ekonomi masyarakat lokal dan berdampak terhadap iklim secara keseluruhan.



10. Contoh CSR dari Perusahaan Djarum


Caption: Gambar dari djarumfoundation.org

Djarum paling dikenal dengan program CSR mereka di bawah Djarum Foundation. Kehadiran Djarum Foundation merupakan wujud kepedulian Djarum Group terhadap masyarakat di berbagai bidang. Contoh paling nyata dari program ini adalah:


  • Bakti Pendidikan Djarum Foundation: Program ini memberikan beasiswa bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA dan SMK. Beasiswa ini meliputi biaya pendidikan, uang saku, dan pembinaan karakter.
  • Bakti Budaya Djarum Foundation: Program ini bertujuan untuk memberikan dukungan kepada insan-insan kreatif yang ada Indonesia.


Dengan mempelajari berbagai contoh nyata program CSR yang dijalankan oleh perusahaan-perusahaan besar di Indonesia, kita dapat melihat bahwa tanggung jawab sosial perusahaan bukanlah sekedar slogan belaka. Namun, CSR telah menjadi bagian integral dari strategi bisnis yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. Melalui inisiatif-inisiatif CSR yang inovatif, perusahaan-perusahaan ini tidak hanya berkontribusi pada pembangunan ekonomi, tetapi juga turut berperan dalam melestarikan lingkungan, memberdayakan masyarakat, dan meningkatkan kesejahteraan sosial.