Setiap manusia tentu mendambakan hidup yang bahagia. Definisi dan jalan untuk mencapainya selalu berbeda bagi tiap individu. Salah satu cara yang paling sering kita tempuh adalah dengan menetapkan berbagai target, mulai dari karier, finansial, hingga impian pribadi. Kita berandai-andai bahwa setelah perjalanan panjang dan melelahkan selesai, kita akan bertemu dengan rasa puas dan bahagia.
Sayangnya, realita tidak selalu berjalan selaras dengan harapan. Pernahkah kamu berada di posisi di mana target besarmu akhirnya tercapai, namun bukannya rasa bahagia yang muncul, melainkan rasa bingung, hampa, atau kosong? Kondisi ini menunjukkan bahwa pencapaian saja tidak selalu cukup untuk menciptakan kesejahteraan dan kebahagiaan. Dalam psikologi positif, Martin Seligman menjelaskan bahwa kehidupan yang benar-benar memuaskan (flourishing) tidak hanya ditentukan oleh keberhasilan atau pencapaian, tetapi dibangun oleh lima elemen kesejahteraan yang dikenal sebagai PERMA Model (Brewerton, 2021).
Elemen-Elemen Mencapai Kebahagiaan
PERMA merupakan akronim dari lima elemen utama yang dalam menciptakan kesejahteraan dan kebahagiaan seseorang, yaitu Positive Emotion, Engagement, Relationships, Meaning, dan Accomplishment. Ketika seseorang hanya berfokus pada satu aspek, misalnya pencapaian sementara aspek lainnya terabaikan, rasa hampa tetap dapat muncul meskipun target telah berhasil diraih (Brewerton, 2021). Agar kebahagiaan dan kesejahteraan terasa menyeluruh, lima elemen dalam PERMA Model perlu hadir secara seimbang (Brewerton, 2021):
Emosi positif mencakup rasa syukur, harapan, kegembiraan, ketenangan, cinta, rasa bangga, kekaguman, hingga kepuasan. Semakin sering seseorang mengalami emosi-emosi positif tersebut dalam kesehariannya, semakin tinggi pula tingkat kesejahteraan psikologisnya.
Engagement adalah kondisi ketika seseorang benar-benar larut dalam aktivitas yang sedang dilakukan atau dikenal sebagai flow. Pada kondisi ini, perhatian terasa penuh, waktu berlalu tanpa disadari, dan aktivitas terasa bermakna sekaligus menyenangkan. Penelitian menunjukkan bahwa individu yang secara sadar menggunakan character strengths dalam aktivitas sehari-hari mengalami peningkatan kebahagiaan dan penurunan gejala depresi hingga enam bulan kemudian.
Manusia merupakan makhluk sosial yang membutuhkan hubungan emosional dengan orang lain. Dukungan keluarga, sahabat, pasangan, maupun lingkungan kerja yang sehat membuat kita tidak merasa berjuang sendirian. Penelitian juga menunjukkan bahwa hubungan sosial yang kuat tidak hanya meningkatkan kesejahteraan psikologis, tetapi juga membantu menjaga fungsi kognitif pada usia lanjut.
Meaning adalah keyakinan bahwa apa yang kita lakukan memiliki tujuan yang lebih besar daripada sekadar memenuhi kepentingan pribadi. Ketika seseorang memahami alasan di balik pekerjaannya, kontribusinya kepada orang lain, atau nilai-nilai yang ia pegang, ia akan lebih mampu bertahan menghadapi tantangan hidup.
- A – Accomplishment or Achievement
Pencapaian merupakan bagian penting dari kesejahteraan. Keberhasilan dalam mencapai sesuatu memberikan rasa percaya diri, kompetensi, dan kebanggaan atas usaha yang telah dilakukan. Namun, penelitian Martin Seligman menunjukkan bahwa pencapaian yang berorientasi pada tujuan internal, seperti pertumbuhan diri, pembelajaran, dan pengembangan potensi, memberikan dampak kesejahteraan yang lebih besar dibandingkan tujuan eksternal seperti uang, status sosial, atau popularitas.
Kebahagiaan Bisa Dilatih Lewat Kebiasaan Sederhana
Coba lakukan hal berikut: (Brewerton, 2021)
Tulislah tiga hal baik yang terjadi di akhir hari dan mengapa hal itu bisa terjadi. Selain itu, saat mengalami momen menyenangkan, berhenti sejenak selama 20–30 detik untuk benar-benar menikmatinya. Rasakan apa yang kamu lihat, dengar, dan rasakan agar pengalaman positif lebih bermakna.
- Lakukan aktivitas yang membuatmu fokus dan mendalaminya
Temukan kekuatan terbaikmu, kemudian, gunakan kekuatan tersebut dalam aktivitas sehari-hari. Selain itu, sisihkan waktu 60–90 menit untuk bekerja tanpa distraksi agar lebih mudah mencapai kondisi flow.
- Rawat hubungan yang bermakna
Luangkan waktu untuk menghubungi orang-orang yang penting bagimu. Perbanyak interaksi dengan orang yang memberi energi positif dan mendukung pertumbuhanmu.
Lakukan kegiatan yang sejalan dengan nilai-nilai hidupmu, misalnya melalui kegiatan sosial, komunitas, atau membantu orang lain.
Rayakan proses dan pencapaian
Tetapkan goal yang realistis dengan prinsip SMART, lalu lihat setiap kegagalan sebagai kesempatan untuk belajar dan berkembang.