Belajar dari kisah Aurelie Moeremans : Waspada Child Grooming!
belajar-dari-kisah-aurelie-moeremans--waspada-child-grooming

Belajar dari kisah Aurelie Moeremans : Waspada Child Grooming!

Baru-baru ini, seorang aktris Indonesia keturunan Belgia, Aurelie Moeremans meluncurkan sebuah memoar yang berjudul Broken Strings. Melalui buku ini, Aurelie menceritakan sepotong kisah hidupnya yang kelam. Saat itu, Aurelie yang masih berusia 15 tahun menjalani hubungan yang penuh dengan manipulasi dan kekerasan dengan seorang pria yang berusia hampir 2 kali lipat dari usia Aurelie. Bukan hanya berpacaran, Aurelie pun terjebak dalam pernikahan paksa yang membuatnya berada dalam tekanan yang sangat mendalam karena kekerasan fisik, psikis, dan finansial. 


Pengalaman pahit ini menjadi alarm bagi kita tentang bahaya child grooming yaitu sebuah tindakan manipulasi psikologis yang dilakukan oleh orang dewasa dengan tujuan untuk melecehkan dan mengeksploitasi seorang anak di bawah umur.

Ciri-ciri tindakan pelaku child grooming
Mereka datang bukan dengan kekerasan. Mereka memulai dengan memberikan perhatian kecil, menjadi pendengar seakan-akan paling mengerti, menghadirkan kenyamanan dan rasa terbiasa, mengistimewakan korban dengan hadiah dan perlakukan khusus, membangun hubungan dengan keluarga korban, dan berbagai cara lainnya untuk mendapatkan hati dan kepercayaan korban dan keluarga. Para pelaku juga seringkali menggunakan jabatan/posisi/reputasi baiknya sebagai alat untuk terlihat dapat dipercaya. Mereka akan melakukannya secara perlahan dan terstruktur sehingga korban dan keluarga tidak menyadari adanya niat jahat dibalik perlakuannya. Begitu pelaku memiliki kedekatan dan kepercayaan dari korban dan keluarga, ia akan menggunakan hal tersebut untuk mulai meruntuhkan batasan pribadi korban, mengontrol perilakunya, dan mengintimidasi korban apabila menolak atau melawan.

Oleh karena itu, melalui artikel ini para orang tua diajak untuk lebih peka dan memperhatikan dengan siapa anak bergaul. Parents, berikut ciri-ciri anak yang menjadi korban child grooming:

1. Menjalin hubungan yang terlihat "romantis" atau terlalu dekat dengan orang dewasa.
2. Perubahan penampilan atau gaya bicara yang tidak sesuai usia.
3. Penurunan prestasi akademik atau sering bolos sekolah. 
4. Obsesi berlebih pada ponsel dan menarik diri dari lingkungan sosial/keluarga. 
5. Menerima barang-barang mewah tanpa asal-usul yang jelas.

Apa yang harus dilakukan jika sudah terjebak?
Keluar dari lingkaran manipulasi tidaklah mudah jika dijalani sendirian. Parents, jika kamu menyadari anakmu mengalami child grooming, berikut langkah yang bisa dilakukan:
  • Berikan Validasi dan Jangan Menyalahkan 
Yakinkan anak bahwa situasi yang terjadi bukanlah kesalahan mereka. Jelaskan bahwa tanggung jawab sepenuhnya ada pada pelaku yang telah menyalahgunakan kepercayaan dan memanipulasi mereka. 
  • Jadilah Ruang Aman untuk Bercerita 
Ciptakan suasana yang tidak menghakimi agar anak berani mengungkapkan situasi yang mereka alami tanpa merasa takut atau malu.
  • Putus Kontak Secara Bertahap dan Aman 
Secara bertahap, bantulah anak untuk membatasi hingga memutus komunikasi dengan pelaku. Pastikan langkah ini dilakukan dengan pengawasan ketat untuk menghindari intimidasi lebih lanjut dari pelaku. 
  • Cari Bantuan Profesional 
Luka akibat manipulasi psikologis sering kali mendalam dan sulit diproses sendirian. Dampingi mereka untuk mendapatkan bantuan dari profesional untuk memproses trauma secara sehat.


Kisah Aurelie adalah pengingat bahwa child grooming bisa terjadi pada siapa saja melalui manipulasi yang sangat rapi. Parents, kewaspadaan dan kehadiran penuh Anda bagi anak adalah benteng yang dapat melindungi mereka dari jerat manipulasi. Bukalah tangan dan telinga untuk menjadi tempat yang aman bagi mereka. Jika anak Anda membutuhkan bantuan untuk memproses luka masa lalu, jangan ragu untuk memulai konseling melalui layanan "Pengalaman Menyakitkan dan Traumatik" di Grome 

 
Sumber:
alodokter.com. Diakses pada 2026. Child grooming modus pelecehan anak yang jarang disadari
met.police.uk. Diakses pada 2026. Grooming 
siloamhospital.com. Diakses pada 2026. Recognizing Recognizing Child Grooming: Signs and Impacts on Children